Iman yang Benar, Pengharapan yang Benar (Kol. 1:1-14)

Ibadah Umum I, 17 Maret 2024. Oleh: Ev. Melinda Loe.

Mayoritas jemaat di Kolose adalah orang-orang Yunani-Romawi dan mendengar Injil dari Epafras (ay. 7). Jadi, latar belakang mereka adalah politeisme (menyembah banyak dewa). Selain itu, mereka juga menghadapi tantangan dari ritualisme orang-orang Yahudi serta ajaran Gnostik (misalnya, mengajarkan Kristus lebih rendah dari Allah dan materi itu jahat).

Seorang percaya yang tidak memiliki iman yang kuat akan mudah digoyahkan oleh berbagai tantangan. Apalagi, orang-orang Yunani yang banyak menggunakan teknik pidato, mudah sekali bagi mereka untuk memelintir iman Kristen. Tantangan-tantangan itu menggoyahkan iman mereka. Oleh sebab itu, Paulus menulis surat untuk memberi penguatan iman.

Paulus kembali menguatkan dasar-dasar iman Kristen kepada jemaat di Kolose. Paulus menegaskan bahwa Kristus adalah gambar Allah, dan Dia mati dan bangkit, sehingga memungkinkan kita menerima pengampunan dosa dari Allah. Orang-orang yang percaya kepada-Nya tidak perlu menambah-nambahi dengan usaha-usaha manusiawi untuk memperoleh keselamatan.

Pemahaman bahwa kita dilepaskan dari dosa memberikan pengharapan bahwa nantinya kita bisa menikmati kekekalan bersama-sama dengan Allah. Mari jalani masa Pra-Paskah ini untuk kembali menguatkan iman dan pengharapan yang benar. Amin.

REFLEKSI

Jangan pandang pada pengharapanmu sendiri, tetapi pada Kristus, sumber pengharapan (Charles Spurgeon)

PERTANYAAN DISKUSI

  1. Ajaran-ajaran apa saja yang ada di sekitar Anda yang berlawanan dengan iman Kristen? Bagaimana Alkitab menjawabnya?
  2. Apa saja yang harus kita lakukan untuk menguatkan iman kita?

REFERENSI

1 Dari Paulus, rasul Kristus Yesus, oleh kehendak Allah, dan Timotius saudara kita, 2 kepada saudara-saudara yang kudus dan yang percaya dalam Kristus di Kolose. Kasih karunia dan damai sejahtera dari Allah, Bapa kita, menyertai kamu.

3 Kami selalu mengucap syukur kepada Allah, Bapa Tuhan kita Yesus Kristus, setiap kali kami berdoa untuk kamu, 4 karena kami telah mendengar tentang imanmu dalam Kristus Yesus dan tentang kasihmu terhadap semua orang kudus, 5 oleh karena pengharapan, yang disediakan bagi kamu di sorga. Tentang pengharapan itu telah lebih dahulu kamu dengar dalam firman kebenaran, yaitu Injil, 6 yang sudah sampai kepada kamu. Injil itu berbuah dan berkembang di seluruh dunia, demikian juga di antara kamu sejak waktu kamu mendengarnya dan mengenal kasih karunia Allah dengan sebenarnya. 7 Semuanya itu telah kamu ketahui dari Epafras, kawan pelayan yang kami kasihi, yang bagi kamu adalah pelayan Kristus yang setia.  8 Dialah juga yang telah menyatakan kepada kami kasihmu dalam Roh.

9 Sebab itu sejak waktu kami mendengarnya, kami tiada berhenti-henti berdoa untuk kamu. Kami meminta, supaya kamu menerima segala hikmat dan pengertian yang benar, untuk mengetahui kehendak Tuhan dengan sempurna, 10 sehingga hidupmu layak di hadapan-Nya serta berkenan kepada-Nya dalam segala hal, dan kamu memberi buah dalam segala pekerjaan yang baik dan bertumbuh dalam pengetahuan yang benar tentang Allah, 11 dan dikuatkan dengan segala kekuatan oleh kuasa kemuliaan-Nya untuk menanggung segala sesuatu dengan tekun dan sabar, 12 dan mengucap syukur dengan sukacita kepada Bapa, yang melayakkan kamu untuk mendapat bagian dalam apa yang ditentukan untuk orang-orang kudus di dalam kerajaan terang. 13 Ia telah melepaskan kita dari kuasa kegelapan dan memindahkan kita ke dalam Kerajaan Anak-Nya yang kekasih; 14 di dalam Dia kita memiliki penebusan kita, yaitu pengampunan dosa. (Kol. 1:1-14)

About the author

Leave a Reply