Tag

pengharapan
Ibadah Umum II, 26 Oktober 2025. Oleh: Ev. Lim Hendra. Tanpa pengharapan, manusia tidak bisa bertahan dalam hidupnya. Pengharapan bisa pudar karena penderitaan yang tidak kunjung berakhir dan penantian yang tidak kunjung terwujud. Paulus, seorang rasul yang luar biasa pun, pernah mengalami keputusasaan ketika menghadapi beratnya beban pelayanan. Namun, dia menyandarkan pengharapannya kepada Allah (2Kor....
Continue Reading
Ibadah Umum II, 19 Oktober 2025. Oleh: Pdm. Nehemia Widjaja. Penderitaan tidak bisa dilepaskan dari kehidupan manusia. Namun, Alkitab mengajar kita bahwa ada kemuliaan di balik penderitaan kita. Bagaimana kita mengatasi penderitaan? (lanjutan dari khotbah ibadah Umum I). Ketiga, pandang penderitaan dengan meneladani Kristus (ay. 26-30). Di tengah penderitaan yang begitu berat, kita sering bingung...
Continue Reading
Ibadah Umum II, 24 Agustus 2025. Oleh: Pdt. Tjeng Kiem Gwan. Sebagai orang percaya, kita perlu menghidupi iman kita. Iman yang hidup memberi dampak kemenangan dalam hidup kita. Ada beberapa hal yang dapat kita pelajari dari bagian ini. Pertama, kita harus mengarahkan iman pada Yesus Kristus (1Yoh. 5:4). Yesus Kristus adalah sumber pengharapan, sehingga kita...
Continue Reading
Ibadah Umum I, 24 Agustus 2025. Oleh: Pdt. Tjeng Kiem Gwan. Kita memerlukan keteguhan supaya pengharapan kita akan mudah tergeser.  Pengharapan juga harus diarahkan kepada Tuhan, karena di luar itu, pengharapan kita tidak berdasar. Bagaimana caranya supaya kita memiliki keteguhan? Pertama, mewaspadai para penyesat (2Yoh. 8). Jemaat yang dilayani oleh Rasul Yohanes menghadapi banyak penyesat...
Continue Reading
Ibadah Umum I, 1 Juni 2025. Oleh: Pdt. Dina Latumahina. Pada masa Yesaya, bangsa Yehuda mengalami kemerosotan, baik secara jasmani, moral, maupun kerohanian. Untuk itulah, Yesaya diutus Tuhan untuk mengingatkan adanya penghukuman jika mereka tidak bertobat. Di tengah seruan pertobatan itu (pasal 1-39), ada nubuat tentang pemulihan, yang dinyatakan di pasal 40 dan seterusnnya. Buluh...
Continue Reading
Ibadah Natal I, 22 Desember 2024. Oleh: Pdt. Christian Hari Soegianto. Healing, menikmati waktu untuk memulihkan diri dari penat atau stres, sering kita dengar akhir-akhir ini. Tetapi, tidak jarang setelah melakukan itu pun, kita tetap tidak bisa pulih. Di mana kita bisa menemukan damai sejahtera? Dalam bagian ini diceritakan seorang anak imam yang bernama Yohanes....
Continue Reading
Ibadah Umum I, 17 Maret 2024. Oleh: Ev. Melinda Loe. Mayoritas jemaat di Kolose adalah orang-orang Yunani-Romawi dan mendengar Injil dari Epafras (ay. 7). Jadi, latar belakang mereka adalah politeisme (menyembah banyak dewa). Selain itu, mereka juga menghadapi tantangan dari ritualisme orang-orang Yahudi serta ajaran Gnostik (misalnya, mengajarkan Kristus lebih rendah dari Allah dan materi...
Continue Reading
Ibadah Umum II, 29 Oktober 2023. Oleh: Ev. Nicholas Kurniawan A. Kita hanya baru bisa menikmati Allah jika sudah berada dalam titik merasa tidak ada apa-apa lagi di dalam hidupnya yang bisa diandalkan. Oleh sebab itulah, terkadang Allah menempatkan kita dalam posisi yang terpojok, ketika segala sesuatu terasa sia-sia. Ibaratnya, emas dapat teruji setelah dilakukan...
Continue Reading
Ibadah Umum I, 16 Juli 2023. Oleh: Pdt. Obeth Musabani. Kitab Ayub menekankan pergumulan dalam penderitaan. Jika Allah itu baik, mungkinkah Dia mengizinkan orang benar menderita? Namun kitab ini mengungkapkan bahwa Ayub perlu menderita supaya dia mengerti Tuhan menurut kemauan Tuhan dan bukannya kemauan dia sendiri. Dengan mengalami penderitaan, Ayub mengerti kemahakuasaan Tuhan. Ayub adalah...
Continue Reading
Ibadah Umum I, 1 Mei 2022 Oleh: Pdm. Nathanael Iwanto Suriandjo Banyak upaya dilakukan untuk membuktikan bahwa Tuhan Yesus tidak bangkit karena peristiwa ini masuk akal bagi kebanyakan orang. Upaya-upaya tersebut telah dilakukan sejak dusta Mahkamah Agama (baca: Mat. 28:11-15) hingga teori-teori yang menentang kebangkitan-Nya pada masa kini. Namun, satu demi satu upaya-upaya tersebut pada akhirnya...
Continue Reading
1 2 3