Menjadi Pelita yang Memberi Cahaya, Bag. II (Luk. 11:33-36)

Ibadah Umum II, 5 Januari 2025. Oleh: Pdm. Tomy Handaka.

Ketika memasuki tahun yang baru, banyak orang terbiasa menetapkan resolusi. Namun, tidak semua resolusi itu tercapai. Jika tercapai pun, sering tidak membawa kebahagiaan. Misal, ada orang-orang yang merasa hampa justru ketika berada di puncak kesuksesan hidup. Mengapa kita perlu terang Kristus? Karena hanya terang Kristus yang mampu mentransformasi hidup (baca juga: Ringkasan khotbah Ibadah Umum I).

Orang yang tanpa terang Kristus ada dalam ketidakberdayaan total. Dia ada dalam kerusakan moral, dosa, dan buta rohani. Bisa tampak religius,  tetapi dalamnya kotor (Luk. 11:39). Orang-orang seperti ini terpisah dari Tuhan dan terancam hukuman kekal (Luk. 13:27-28). Tiada harapan dari keadaan semacam ini.

Oleh sebab itu, hanya terang Kristus yang akan menghasilkan perubahan hidup yang sejati (Ef. 5:8). Pernyataan dalam Alkitab dipadukan dengan tuntunan dari Roh Kudus akan membawa seseorang kepada terang. Selain menerima keselamatan kekal, hidup mereka pun berubah. Bukan hanya yang tadinya hidup sembarangan menjadi hidup benar. Tetapi juga, ada orang-orang yang tadinya tampak sukses namun tanpa Kristus, setelah menerima terang menjadi tahu bahwa hidupnya ada di dalam Kristus dan semuanya harus dipersembahkan kepada-Nya.

Mari kita sediakan diri untuk diubahkan oleh Roh Kudus. Jadikan pertumbuhan serupa Kristus sebagai resolusi hidup (Ef. 4:15). Selain itu, mari kita bagikan terang Kristus melalui kehidupan yang telah diubahkan (Kis. 1:8). Amin.

REFLEKSI

Injil bukan hanya kebenaran untuk diketahui, tetapi juga kuasa untuk dialami (R.C. Sproul)

PERTANYAAN DISKUSI

  1. Apa bedanya orang yang hidupnya diubahkan oleh terang Kristus dengan diubahkan oleh kekuatan manusiawi semata?
  2. Perubahan hidup seperti apa yang masih perlu Anda kejar supaya semakin serupa dengan Kristus? Mintalah kekuatan Roh Kudus dan berkomitmenlah untuk meraihnya.

REFERENSI

33 ”Tidak seorang pun yang menyalakan pelita lalu meletakkannya di kolong rumah atau di bawah tempayan, melainkan di atas kaki pelita, supaya orang yang masuk, dapat melihat cahayanya.  34 Matamu adalah pelita tubuhmu. Jika matamu baik, teranglah seluruh tubuhmu, tetapi jika matamu jahat, gelaplah tubuhmu.  35 Karena itu, perhatikanlah supaya terang yang ada padamu bukanlah kegelapan. 36 Jika seluruh tubuhmu terang dan tidak ada bagian yang gelap, maka seluruhnya akan terang, sama seperti apabila pelita menerangi engkau dengan cahayanya.” (Luk. 11:33-36 TB2)

Tetapi Tuhan berkata kepadanya: ”Kamu orang-orang Farisi, kamu membersihkan bagian luar dari cawan dan pinggan, tetapi bagian dalammu penuh rampasan dan kejahatan. (Luk. 11:39)

27 Tetapi Ia akan berkata kepadamu: Aku tidak tahu dari mana kamu datang, enyahlah dari hadapan-Ku, hai kamu sekalian yang melakukan kejahatan!  28 Di sanalah akan terdapat ratap dan kertak gigi, apabila kamu akan melihat Abraham dan Ishak dan Yakub dan semua nabi di dalam Kerajaan Allah, tetapi kamu sendiri dicampakkan ke luar. (Luk. 13:27-28)

Memang dahulu kamu adalah kegelapan, tetapi sekarang kamu adalah terang di dalam Tuhan. Sebab itu hiduplah sebagai anak-anak terang, (Ef. 5:8)

Memang dahulu kamu adalah kegelapan, tetapi sekarang kamu adalah terang di dalam Tuhan. Sebab itu hiduplah sebagai anak-anak terang, (Ef. 4:15)

Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi.” (Kis. 1:8)

About the author

Leave a Reply