TUHAN Gembala yang Baik dan Setia (Mzm. 100:1-5)

Ibadah Umum I, 25 September 2022

Oleh: Pdt. Christian Sulistio

Kita biasanya memuji orang lain karena tindakan yang dia lakukan atau karakternya yang baik. Dalam pengertian tertentu, Allah layak kita puji karena tindakan-Nya dalam kehidupan kita dan karakter yang Dia tunjukkan kepada kita. Mazmur 100 ini dapat kita bagi menjadi dua bagian (ay. 1-3 dan ay. 4-5), yang masing-masing terdiri dari ajakan (ay. 1-2; 4) dan alasannya (ay. 3, 5).  Ada dua hal yang dapat kita pelajari tentang Allah dari mazmur ini.

TUHAN adalah gembala umat-Nya (ay. 3). Ada banyak ilah yang disembah bangsa lain. Tetapi, TUHAN (Yahweh) adalah Allah yang sejati. Dia telah menjadikan kita umat-Nya. Dia layak untuk kita sembah sehingga penyembahan kita bukanlah penyembahan yang sia-sia. Kita jangan menyembah Allah untuk berharap keuntungan duniawi dalam kehidupan kita. Ketika dewa-dewa lain “meminta” kurban dari penyembahnya, Kristus sebagai Gembala yang Baik malah memberikan nyawa-Nya bagi kita supaya kita bisa hidup sepenuhnya sesuai rencana Allah (Yoh. 10:10-11).

TUHAN adalah Allah yang baik (ay. 5). Tuhan Yesus juga mengajarkan hal yang sama (misal, Mat. 7:9-11). Selain itu, TUHAN juga setia untuk menyertai hidup kita. Semua itu sudah selayaknya menimbulkan ucapan syukur yang mengalir dari dalam diri kita. Amin.

REFLEKSI

Iman datang melalui firman Tuhan dan pujian. Iman akan bertumbuh sembari kita memuji Tuhan (Wesley L. Duewel)

PERTANYAAN DISKUSI

  1. Apa yang bisa terjadi ketika seseorang mengaku Kristen tetapi tidak pernah (atau jarang) memuji Tuhan dalam hidup mereka?
  2. Apa yang bisa Anda lakukan untuk memuji Tuhan dalam kehidupan sehari-hari?

REFERENSI AYAT ALKITAB

1 Mazmur untuk korban syukur. Bersorak-soraklah bagi TUHAN, hai seluruh bumi!
2 Beribadahlah kepada TUHAN dengan sukacita, datanglah ke hadapan-Nya dengan sorak-sorai!
3 Ketahuilah, bahwa Tuhanlah Allah; Dialah yang menjadikan kita dan punya Dialah kita, umat-Nya dan kawanan domba gembalaan-Nya.
4 Masuklah melalui pintu gerbang-Nya dengan nyanyian syukur, ke dalam pelataran-Nya dengan puji-pujian, bersyukurlah kepada-Nya dan pujilah nama-Nya!
5 Sebab TUHAN itu baik, kasih setia-Nya untuk selama-lamanya, dan kesetiaan-Nya tetap turun-temurun. (Mzm. 100:1-5)

10 Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan. 11 Akulah gembala yang baik. Gembala yang baik memberikan nyawanya bagi domba-dombanya; (Yoh. 10:10-11)

9 Adakah seorang dari padamu yang memberi batu kepada anaknya, jika ia meminta roti, 10 atau memberi ular, jika ia meminta ikan? 11 Jadi jika kamu yang jahat tahu memberi pemberian yang baik kepada anak-anakmu, apalagi Bapamu yang di sorga! Ia akan memberikan yang baik kepada mereka yang meminta kepada-Nya. (Mat. 7:9-11)

About the author

Leave a Reply