Ibadah Minggu, 21 November 2021 (Pagi)
Oleh Pdt. Tjeng Kiem Gwan (GBT Bukit Moria, Bandung)
Manusia, yang diciptakan segambar dengan Allah, sudah selayaknya hidup memancarkan kasih dan tidak hanya menerima kasih. Karena kita sudah menerima kasih Allah yang menyelamatkan, maka kita pun harus menyatakan kasih dengan ketulusan (ay. 9).
Surat Roma ditulis kepada jemaat yang sedang mengalami tekanan iman. Dalam keadaan seperti itu, Paulus mendorong para pembaca suratnya untuk saling mengasihi (ay. 10). Misalnya, membantu orang yang berkekurangan dan memberi tumpangan (ay. 12b). Kemudian, jangan membalas kejahatan dengan kejahatan, tetapi lakukanlah yang baik (ay. 17).
Nasihat Paulus ini mengingatkan kita yang pada saat ini sedang berada dalam masa pandemi. Jangan sampai kita memiliki kecenderungan untuk menyelamatkan diri saja. Tetapi, harus tetap saling mengasihi. Memang dunia ini penuh pertikaian dan perselisihan. Tetapi, kita harus mengalahkan kejahatan dengan kebaikan (ay. 21).
Kerajinan untuk berbuat baik bisa menjadi tawar (ay. 11) ketika kita mengalami masalah yang besar dan tak terduga. Kerajinan tersebut harus melibatkan roh yang menyala-nyala, karena kita mengalami Allah yang adalah roh. Walaupun belum bisa beribadah di gedung gereja, marilah kita terus melayani Tuhan dan menjalankan ibadah sehingga Tuhan disenangkan.
Selain itu, kita juga harus menemukan pengharapan yang bisa memberikan sukacita di tengah kesukaran (ay. 12). Pengharapan seperti ini hanya bisa didapat di dalam Tuhan melalui ibadah dan persekutuan. Pengharapan seperti ini akan menimbulkan ketekunan. Kemudian, kita bisa memupuk relasi dengan Tuhan dan menyelaraskan diri kita dengan-Nya melalui doa. Amin.
REFLEKSI
Belajar untuk mengasihi yang tidak egois bukanlah pekerjaan yang mudah. Tetapi itu akan mengikis kecenderungan kita untuk berpusat pada diri sendiri (Rick Warren)
PERTANYAAN UNTUK DIRENUNGKAN
- Apa saja tantangan yang Anda hadapi pada saat ini untuk mengasihi orang lain?
- Apa bedanya antara kasih Kristen dengan kasih orang lain di dunia ini?
AYAT ALKITAB TERKAIT
9 Hendaklah kasih itu jangan pura-pura! Jauhilah yang jahat dan lakukanlah yang baik. 10 Hendaklah kamu saling mengasihi sebagai saudara dan saling mendahului dalam memberi hormat. 11 Janganlah hendaknya kerajinanmu kendor, biarlah rohmu menyala-nyala dan layanilah Tuhan. 12 Bersukacitalah dalam pengharapan, sabarlah dalam kesesakan, dan bertekunlah dalam doa! 13 Bantulah dalam kekurangan orang-orang kudus dan usahakanlah dirimu untuk selalu memberikan tumpangan! 14 Berkatilah siapa yang menganiaya kamu, berkatilah dan jangan mengutuk! 15 Bersukacitalah dengan orang yang bersukacita, dan menangislah dengan orang yang menangis! 16 Hendaklah kamu sehati sepikir dalam hidupmu bersama; janganlah kamu memikirkan perkara-perkara yang tinggi, tetapi arahkanlah dirimu kepada perkara-perkara yang sederhana. Janganlah menganggap dirimu pandai! 17 Janganlah membalas kejahatan dengan kejahatan; lakukanlah apa yang baik bagi semua orang! 18 Sedapat-dapatnya, kalau hal itu bergantung padamu, hiduplah dalam perdamaian dengan semua orang! 19 Saudara-saudaraku yang kekasih, janganlah kamu sendiri menuntut pembalasan, tetapi berilah tempat kepada murka Allah, sebab ada tertulis: Pembalasan itu adalah hak-Ku. Akulah yang akan menuntut pembalasan, firman Tuhan. 20 Tetapi, jika seterumu lapar, berilah dia makan; jika ia haus, berilah dia minum! Dengan berbuat demikian kamu menumpukkan bara api di atas kepalanya. 21 Janganlah kamu kalah terhadap kejahatan, tetapi kalahkanlah kejahatan dengan kebaikan! (Rm. 12:9-21)
