Ibadah Umum II, 23 Maret 2025. Oleh: Ev. Karmelita Suryanto. Pengurapan Yesus dalam kisah ini terjadi enam hari sebelum Paskah yang dirayakan untuk memperingati bebasnya bangsa Israel dari Mesir (ay. 1; Yoh. 11:55). Darah domba yang ditorehkan di pintu orang-orang Israel ketika peristiwa Paskah di Mesir nantinya akan digenapi oleh Paskah ketika darah Kristus tercurah...Continue Reading
Ibadah Umum I, 9 Maret 2025. Oleh: Pdt. Andreas Hauw. Yohanes dikenal sebagai “rasul kasih” karena sangat menekankan kasih dalam surat-suratnya. Hal itu dilatarbelakangi oleh pergumulan di dalam jemaat. Sebagian orang hanya menekankan bahwa Yesus adalah Tuhan, tetapi menolak bahwa Dia juga sekaligus adalah manusia. Mereka disebut anti-Kristus (2:18-19), penipu (2:22), anak-anak Iblis (3:10), menekankan...Continue Reading
Ibadah Umum I, 16 Februari 2025. Oleh: Pdt. Daniel Hinarya. Pernyataan ini, yang dikutip oleh Tuhan Yesus dari Mzm. 69:10, menyatakan kasih yang membara. Kasih seperti ini akan menuntun kita untuk bekerja keras dengan penuh semangat bagi kemuliaan Tuhan. Kasih harus diwujudkan dalam perbuatan nyata, bukan sekadar berkata-kata (1Yoh. 3:18). Ada beberapa wujud kasih yang...Continue Reading
Ibadah Umum II, 28 Juli 2024. Oleh: Pdt. Kornelius Setiawan. Kasih adalah hal yang mudah untuk diucapkan tetapi sulit untuk dilakukan. Apakah kita mengasihi saudara-saudara kita dengan tulus dan sepenuh hati? Sebagai orang percaya, Tuhan meminta kita untuk saling mengasihi dan hidup memancarkan kasih-Nya. Mengapa Tuhan memanggil kita untuk saling mengasihi? Pertama, kasih adalah karakter/sifat...Continue Reading
Ibadah Umum I, 9 Juni 2024. Oleh: Pdt. Eddy Tendean. Di dunia ini ada dua kekuatan, yaitu kekuatan cinta dan mati. Jika sudah terlalu cinta, seseorang bisa rela mati. Kekuatan keduanya tidak bisa kita bendung. Orang Yunani membagi menjadi empat: storge (kasih dalam hubungan keluarga), filia (kasih persahabatan), eros (kasih romantis/seksual), serta agape (kasih yang...Continue Reading
Ibadah Umum I, 19 November 2023. Oleh: Pdm. Kornelius Makapile. Suka cita (TB) atau gembira (BIMK) adalah reaksi ketika seseorang mendapatkan kesenangan dalam hidupnya. Semua orang menginginkannya tetapi tidak semuanya mengalaminya. Setiap orang mengalami keadaan yang berbeda-beda. Ungkapan “bersukacitalah senantiasa” dalam bagian ini bukan berbicara tentang keadaan dalam hidup kita, tetapi tentang sikap sebagai seorang...Continue Reading
Ibadah Umum I, 8 Oktober 2023. Oleh: Ev. Harry Ratulangi. Kasih yang seperti apa yang tidak berkesudahan? Eros, kasih antara seorang pria dan seorang wanita. Storge, kasih antaranggota keluarga. Filia, kasih antarsesama manusia. Semuanya akan berakhir, misalnya karena putus hubungan atau kematian. Hanya kasih agape, kasih Allah terhadap kita yang tidak akan berakhir (catatan: pembedaan...Continue Reading
Ibadah Umum II, 24 September 2023. Oleh: Pdm. Jusak Gandawidjaja. Ada empat hal yang akan kita pelajari. Pertama, kuasa maut atau kematian. Manusia ditetapkan mati sekali saja (Yoh. 11:5-6; Ibr. 9:27; hanya Henokh dan Elia yang tidak mengalami kematian fisik secara normal). Setelah itu, ada kekekalan, baik di surga (bagi mereka yang percaya pada Kristus...Continue Reading
Ibadah Umum II, 20 Agustus 2023. Oleh: Pdt. Immanuel Alim Hoseno. Apa yang Tuhan inginkan setelah Dia memberikan kemerdekaan kepada kita (baca juga ringkasan khotbah Ibadah Umum I)? Paulus mengajarkan supaya jangan sampai kesempatan ini justru dipakai untuk hidup dalam dosa (ay. 13). Kemerdekaan itu adalah anugerah yang diberikan Tuhan secara cuma-cuma. Jangan sampai pengurbanan...Continue Reading
Ibadah Umum II, 18 Desember 2022 Oleh: Pdt. Vivian Soesilo Natal merupakan peristiwa yang mendatangkan sukacita. Namun, dalam dunia ini banyak hal yang masih membuat orang berduka. Demikian pula dalam Mazmur 80 ini kita melihat adanya ratapan yang dilakukan oleh bangsa Israel ketika kerajaan utara ditaklukkan oleh Asyur serta ada orang-orang yang ditawan dalam pembuangan...Continue Reading