Ibadah Umum II, 24 Agustus 2025. Oleh: Pdt. Tjeng Kiem Gwan.
Sebagai orang percaya, kita perlu menghidupi iman kita. Iman yang hidup memberi dampak kemenangan dalam hidup kita. Ada beberapa hal yang dapat kita pelajari dari bagian ini.
Pertama, kita harus mengarahkan iman pada Yesus Kristus (1Yoh. 5:4). Yesus Kristus adalah sumber pengharapan, sehingga kita bisa berharap pada-Nya. Iman kepada-Nya memampukan kita untuk mengalahkan dunia (1Yoh. 5:5).
Kedua, kita menjadi ciptaan baru di dalam Yesus Kristus. Ini terjadi karena kita percaya kepada-Nya (1Yoh. 5:18). Konsekuensinya, kita akan terlindung oleh kuasa-Nya (1Yoh. 5:19). Kita pun dapat terus bertumbuh di dalam kuasa-Nya.
Ketiga, kita harus mengenali dan membedakan roh (1Yoh. 4:2-3). Dunia ini dikuasai oleh roh Anti-Kristus, sementara Roh Allah ada di dalam diri kita. Dengan kemampuan membedakan roh, maka kita bisa berjaga-jaga dari tipu muslihat Iblis (1Yoh. 4:4). Apalagi, ajaran-ajaran yang diberitakan oleh para nabi palsu itu terdengar mengenakkan (1Yoh. 4:5).
Kelima, iman dibuktikan dengan ketaatan (1Yoh. 5:2). Iman kita adalah kemenangan yang mengalahkan dunia (1Yoh. 5:3-4).
Marilah hargai iman yang telah Tuhan letakkan di dalam hati kita. Caranya, bertumbuhlah di dalam iman kita. Dengan demikian, kita disiapkan untuk menjadi para pemenang. Amin.
REFLEKSI
Sebagaimana imanmu, maka seperti itu pula pengharapanmu. Pengharapan tidak pernah lemah ketika iman kuat, dan tidak akan kuat ketika iman lemah (John Bunyan)
PERTANYAAN DISKUSI
- Banyak orang di dunia ini yang memiliki pengharapan walaupun tidak beriman pada Tuhan. Adakah bedanya dengan pengharapan kita sebagai orang percaya?
- Apa saja hal-hal di dunia sehari-hari yang bisa melemahkan pengharapan kita? Bagaimana cara mengatasinya?
REFERENSI
2 Demikianlah kita mengenal Roh Allah: setiap roh yang mengaku, bahwa Yesus Kristus telah datang sebagai manusia, berasal dari Allah, 3 dan setiap roh, yang tidak mengaku Yesus, tidak berasal dari Allah. Roh itu adalah roh antikristus dan tentang dia telah kamu dengar, bahwa ia akan datang dan sekarang ini ia sudah ada di dalam dunia. 4 Kamu berasal dari Allah, anak-anakku, dan kamu telah mengalahkan nabi-nabi palsu itu; sebab Roh yang ada di dalam kamu, lebih besar dari pada roh yang ada di dalam dunia. (1Yoh. 4:2-4)
2 Inilah tandanya, bahwa kita mengasihi anak-anak Allah, yaitu apabila kita mengasihi Allah serta melakukan perintah-perintah-Nya. 3 Sebab inilah kasih kepada Allah, yaitu, bahwa kita menuruti perintah-perintah-Nya. Perintah-perintah-Nya itu tidak berat, 4 sebab semua yang lahir dari Allah, mengalahkan dunia. Dan inilah kemenangan yang mengalahkan dunia: iman kita. 5 Siapakah yang mengalahkan dunia, selain dari pada dia yang percaya, bahwa Yesus adalah Anak Allah? 5 Mereka berasal dari dunia; sebab itu mereka berbicara tentang hal-hal duniawi dan dunia mendengarkan mereka. (1Yoh. 5:2-5)
18 Kita tahu, bahwa setiap orang yang lahir dari Allah, tidak berbuat dosa; tetapi Dia yang lahir dari Allah melindunginya, dan si jahat tidak dapat menjamahnya. 19 Kita tahu, bahwa kita berasal dari Allah dan seluruh dunia berada di bawah kuasa si jahat. (1Yoh. 5:18-19)
