Ibadah Umum II, 9 November 2025. Oleh: Ev. Wilson Jeremiah. Kitab Hagai ditulis kepada bangsa Israel setelah mereka kembali dari Pembuangan. Bukannya bertambah baik, mereka malah larut dalam perilaku yang menyakitkan hati Tuhan. Mereka seolah-olah religius, tetapi meninggalkan Tuhan. Kemudian ketika diminta membangun kembali Bait Allah, mereka tawar hati karena merasa mustahil untuk membangunnya semegah...Continue Reading
Ibadah Umum I, 9 November 2025. Oleh: Ev. Wilson Jeremiah. Gereja adalah sarana yang Tuhan tetapkan untuk menjadi wadah bagi orang-orang untuk mendengar Injil. Dengan demikian, orang-orang di dalamnya sudah selayaknya menjadi pemberita Injil karena orang-orang di luar gereja tidak memiliki pengharapan (Ef. 2:12; 3:10-11). Hagai menyampaikan panggilan Tuhan yang dikesampingkan oleh orang-orang Israel setelah...Continue Reading
Ibadah Umum II, 9 Februari 2025. Oleh: Pdt. Michael Teng. Bill Hybels berkata: “Tidak ada yang seperti gereja ketika gereja berfungsi dengan baik! Gereja mengubah kehidupan, hati demi hati, jiwa demi jiwa, hidup demi hidup. Gereja adalah agen misi penyelamatan dari Tuhan. Umat percaya diperlengkapi, Injil diberitakan, yang hilang ditemukan, yang miskin dilayani, yang kesepian...Continue Reading
Ibadah Umum II, 17 November 2024. Oleh: Ev. Wilson Jeremiah Lukito. Seberapa pentingkah gereja itu? Ada pemikiran ekstrim yang mengatakan bahwa kita tidak perlu datang ke gereja untuk bertemu dan mengenal Tuhan. Ekstrim lain mengatakan bahwa di luar gereja (Katolik) tidak ada keselamatan. Sementara itu Martin Luther serta para reformator mengatakan bahwa di luar gereja...Continue Reading
Ibadah Umum II, 7 Juli 2024. Oleh: Pdt. Eddy Tendean. Peduli adalah sebuah nilai dasar dan sikap memperhatikan dan bertindak proaktif terhadap kondisi atau keadaan di sekitar kita. Sebagai makhluk sosial, kita memerlukan orang lain yang memperhatikan kita. Hal ini juga berlaku di gereja. Kristus yang menjadi kepala Gereja telah turun ke dalam dunia untuk...Continue Reading
Ibadah Umum I, 7 Juli 2024. Oleh: Pdt. Eddy Tendean. Gereja yang membumi adalah gereja yang keluar ke dalam masyarakat, peduli pada keberadaan orang lain, khususnya keselamatan. Ini seperti halnya Kristus turun ke dunia menyelamatkan manusia. Lalu, Dia menuntun gereja-Nya agar bisa hidup berkarya sesuai dengan ketetapan-Nya. Jadi, gereja tidak boleh hanya membagikan bantuan sosial,...Continue Reading
Ibadah Umum I, 15 Oktober 2023. Oleh: Ev. Karmelita Suryanto. Suatu kali, Tuhan Yesus marah dengan orang-orang yang berjualan di Bait Suci (ay. 14, 16). Sebenarnya awalnya tujuan mereka baik karena ingin menolong orang-orang yang perlu mempersembahkan hewan kurban. Sayangnya, mereka kemudian memanfaatkannya untuk mendapat keuntungan dan lokasinya pun bergeser ke halaman Bait Suci. Padahal,...Continue Reading
Ibadah Umum I, 17 Juli 2022. Oleh: Pdt. Eddy Tendean. Banyak perubahan besar terjadi pada masa kini. Suka atau tidak, kita harus mengikuti perubahan ini. Hal ini terjadi pula di dalam gereja, terutama perubahan-perubahan di masa pandemi. Misalnya, ibadah online, persembahan yang diterima gereja berkurang, serta keperluan untuk teknologi yang semakin canggih. Apa yang harus gereja...Continue Reading
Ibadah Minggu, 7 Februari 2021 (Pagi) Oleh Pdp. Tomy Handaka Patria (GBT Kristus Pelepas) Masihkah gereja relevan (penting/berguna) dalam dunia modern? Banyak orang kehilangan gairah terhadap kerohanian, termasuk bergereja. Akibatnya, banyak gereja yang berusaha tampil relevan dengan berusaha mengikuti tren. Tetapi, gereja justru akan kehilangan relevansinya ketika menjadi “korban perubahan” dan menjadi sama dengan perkumpulan...Continue Reading