Ibadah Umum I, 30 November 2025. Oleh: Pdt. Joshua Lau. Mazmur 23 ditulis oleh Daud yang menggambarkan bahwa Tuhan adalah gembala kita (ay. 1). Sebelum menjadi raja, Daud adalah seorang gembala. Jadi, dia bisa menempatkan dirinya sebagai seekor domba yang digembalakan oleh seorang gembala. Daud memiliki kekuasaan yang besar sebagai raja, tetapi dia sadar bahwa...Continue Reading
Ibadah Umum II, 23 November 2025. Oleh: Pdm. Tomy Handaka. Ada sebagian orang Kristen yang merasa dirinya baik. Mungkin karena dia berpikir tidak pernah melakukan “dosa besar” atau karena rajin beribadah. Benarkah demikian? Orang-orang Yahudi pada zaman Paulus merasa diri baik karena melakukan hukum Taurat. Paulus menyanggah dengan memaparkan bahwa justru kalau seseorang mengenal Taurat,...Continue Reading
Ibadah Umum I, 23 November 2025. Oleh: Pdm. Tomy Handaka. Konsep Yesus sebagai Allah sejati sekaligus manusia sejati seolah bertentangan dengan akal pikiran. Namun jika kita memahami Alkitab, konsep ini justru yang paling masuk akal, konsisten, serta menguatkan iman. Dalam hikmat-Nya, Allah mengutus Anak-Nya ke dunia pada saat yang cocok dan pas (frasa “setelah genap...Continue Reading
Ibadah Umum II, 16 November 2025. Oleh: Pdt. Daniel Tanusaputra. Dalam bagian ini, perintah untuk hidup dalam terang sama sekali bukan usaha manusia untuk menjadi terang, karena itu hanya terjadi “di dalam terang” (ay. 8). Kita memiliki hidup yang diubahkan (ay. 10) dan mampu membedakan benar dan salah (ay. 11-13). Banyak hal yang di dalam...Continue Reading
Ibadah Umum I, 16 November 2025. Oleh: Pdt. Daniel Tanusaputra. Yesus mengatakan bahwa sesungguhnya keberadaan atau identitas kita sebagai orang Kristen adalah terang dunia. Keberadaan seorang murid adalah berbahagia karena kita merasa sebagai orang yang miskin secara rohani (5:3), berduka cita karena dosa (5:4), hatinya telah dilembutkan Tuhan (5:5), lapar dan haus akan kebenaran (5:6)....Continue Reading
Ibadah Umum II, 9 November 2025. Oleh: Ev. Wilson Jeremiah. Kitab Hagai ditulis kepada bangsa Israel setelah mereka kembali dari Pembuangan. Bukannya bertambah baik, mereka malah larut dalam perilaku yang menyakitkan hati Tuhan. Mereka seolah-olah religius, tetapi meninggalkan Tuhan. Kemudian ketika diminta membangun kembali Bait Allah, mereka tawar hati karena merasa mustahil untuk membangunnya semegah...Continue Reading
Ibadah Umum I, 9 November 2025. Oleh: Ev. Wilson Jeremiah. Gereja adalah sarana yang Tuhan tetapkan untuk menjadi wadah bagi orang-orang untuk mendengar Injil. Dengan demikian, orang-orang di dalamnya sudah selayaknya menjadi pemberita Injil karena orang-orang di luar gereja tidak memiliki pengharapan (Ef. 2:12; 3:10-11). Hagai menyampaikan panggilan Tuhan yang dikesampingkan oleh orang-orang Israel setelah...Continue Reading
Ibadah Umum II, 2 November 2025. Oleh: Pdm. N. Widjaja. Efesus 3:20 merupakan puncak pujian (doksologi) dalam surat Efesus. Ayat ini mengajarkan dua hal tentang kuasa Allah. Pertama, kuasa Allah tidak berhenti di batas doa kita. Kita sering berdoa dengan iman yang terbatas, tetapi Allah menjawab dengan kuasa-Nya yang tak terbatas. Kedua, kuasa Allah tidak...Continue Reading
Ibadah Umum I, 2 November 2025. Oleh: Pdm. N. Widjaja. Mungkin ada di antara kita yang lebih mudah merasakan bahwa Allah menilai kita dibanding mengasihi kita. Di dalam Alkitab, dinyatakan bahwa Allah bukan sekadar Hakim yang adil, tetapi juga Bapa yang berbelas kasih. Ketika kita telah merasakan kasih-Nya, maka kita akan terdorong untuk membagikannya. Di...Continue Reading
Ibadah Umum II, 26 Oktober 2025. Oleh: Ev. Lim Hendra. Tanpa pengharapan, manusia tidak bisa bertahan dalam hidupnya. Pengharapan bisa pudar karena penderitaan yang tidak kunjung berakhir dan penantian yang tidak kunjung terwujud. Paulus, seorang rasul yang luar biasa pun, pernah mengalami keputusasaan ketika menghadapi beratnya beban pelayanan. Namun, dia menyandarkan pengharapannya kepada Allah (2Kor....Continue Reading