Ibadah Umum I, 15 September 2024. Oleh: Pdt. Tjeng Kiem Gwan. Kita bermitra sebagai rekan kerja Allah, sehingga kita harus mengalami sukacita. Inilah yang juga dialami oleh Paulus. Ketika berada dalam penjara, dia masih merasakan sukacita dan menuliskan surat yang menguatkan jemaat di Filipi. Bagi Paulus, Injil harus terus diberitakan dalam segala kondisi (ay. 12)....Continue Reading
Ibadah Umum II, 15 September 2024. Oleh: Pdt. Tjeng Kiem Gwan. Seseorang baru bisa menghargai anugerah Tuhan jika dia bisa mengenali nilainya. Setelah itu, dia bisa mengarahkan perjalanan hidupnya. Dalam bagian ini, Paulus menyatakan tujuan hidupnya setelah menerima anugerah Tuhan. Pertama, hidup memuliakan Tuhan (ay. 20). Paulus percaya bahwa ketika dia bersandar pada Tuhan, maka...Continue Reading
Ibadah Umum II, 1 September 2024. Oleh: Pdt. Yok Suhendra Atmadja. Pada masa Imam Eli hidup, firman Tuhan jarang dan penglihatan-penglihatan langka (1Sam. 3:1). Tuhan seolah-olah berdiam diri. Kemungkinan, situasi ini juga disebabkan karena anak-anak Imam Eli hidup sembarangan. Eli pun tidak peka sehingga ketika Tuhan memanggil Samuel, Eli malah menyuruhnya untuk tidur kembali. Apa...Continue Reading
Ibadah Umum II, 1 September 2024. Oleh: Pdt. Yok Suhendra Atmadja. Pada masa Imam Eli hidup, firman Tuhan jarang dan penglihatan-penglihatan langka (1Sam. 3:1). Tuhan seolah-olah berdiam diri. Kemungkinan, situasi ini juga disebabkan karena anak-anak Imam Eli hidup sembarangan. Eli pun tidak peka sehingga ketika Tuhan memanggil Samuel, Eli malah menyuruhnya untuk tidur kembali. Apa...Continue Reading
Ibadah Umum I, 25 Agustus 2024. Oleh: Pdt. David Alinurdin. Apakah selama ini kita menjalani hidup dengan cara yang asal-asalan? Pernahkah kita menyediakan waktu untuk memperhatikan hidup kita dengan saksama? Misalnya, perilaku, gaya hidup, dan kerohanian kita. Inilah nasihat Paulus kepada jemaat di Efesus. Mengapa hal ini perlu dilakukan? Pertama, karena hari-hari ini adalah jahat....Continue Reading
Ibadah Umum II, 25 Agustus 2024. Oleh: Pdt. David Alinurdin. Di dalam kitab-kitab Injil, biasanya ketika Tuhan Yesus menyembuhkan seseorang, maka orang itu yang akan lebih ditampilkan dalam cerita. Namun dalam bagian ini, yang ditampilkan justru perwira, tuan dari orang yang disembuhkan. Pertama, siapa perwira ini? Dia adalah seorang pemimpin pasukan romawi yang bertugas di...Continue Reading
Ibadah Umum II, 14 April 2024. Oleh: Pdm. Kornelius Makapile. Setelah menyaksikan sendiri bahwa Kristus menampakkan diri kepada mereka, para murid menyatakan bahwa Dia telah hidup kembali. Kehidupan mereka pun berubah dan diberkati Tuhan. Bukan berkat biasa, tetapi memberkati secara melimpah (‘sangat memberkati mereka’ dalam ay. 33). Ketika para murid masih bersama-sama dengan Tuhan Yesus...Continue Reading
Ibadah Umum II, 17 Maret 2024. Oleh: Ev. Melinda Loe. Paulus menuliskan surat ini untuk menguatkan jemaat Kolose menghadapi berbagai tantangan iman. Terutama, Kristus tidak mungkin Allah karena berupa materi, yang bagi mereka bersifat jahat. Kemudian, harus melakukan berbagai hal selain percaya kepada Kristus untuk memperoleh keselamatan (lih. catatan khotbah Ibadah Umum I). Di dalam...Continue Reading
Ibadah Umum I, 17 Maret 2024. Oleh: Ev. Melinda Loe. Mayoritas jemaat di Kolose adalah orang-orang Yunani-Romawi dan mendengar Injil dari Epafras (ay. 7). Jadi, latar belakang mereka adalah politeisme (menyembah banyak dewa). Selain itu, mereka juga menghadapi tantangan dari ritualisme orang-orang Yahudi serta ajaran Gnostik (misalnya, mengajarkan Kristus lebih rendah dari Allah dan materi...Continue Reading
Ibadah Umum II, 10 Maret 2024. Oleh: Pdt. Andreas Hauw. Banyak kisah pertobatan yang terjadi karena diawali oleh perubahan hidup seseorang setelah menerima Kristus. Waktu kita bersaksi, kita tidak sedang berbicara tentang diri sendiri. Tetapi, bagaimana perbuatan Tuhan pada kita. Ada empat episode di seputar kisah di Gadara ini: angin ribut diredakan (4:35 dst.), penyembuhan...Continue Reading