Ibadah Umum II, 13 Oktober 2024. Oleh: Pdt. Eddy Tendean. Setelah mendapat keselamatan, Paulus menyatakan bahwa hidup adalah Kristus dan mati adalah keuntungan (ay. 21). Ketika mati, Paulus yakin akan bertemu dengan Kristus sehingga dia menganggapnya sebagai keuntungan. Tetapi jika masih hidup, maka harus berdampak. Bagaimana menjalani hidup yang baik dan berdampak? Pertama, mengalami perjumpaan...Continue Reading
Ibadah Umum I, 13 Oktober 2024. Oleh: Pdm. Elda Fariani. Orang yang sungguh-sungguh taat pada Tuhan akan tetap melakukan yang baik walaupun dia disakiti. Dia tidak akan membalas kejahatan yang diterimanya. Suatu kali, tentara Siria hendak menyerang bangsa Israel (baca: 2Raj. 6:8-22). Namun beberapa kali renana mereka gagal karena Allah memberitahukannya kepada bangsa Israel melalui...Continue Reading
Ibadah Umum II, 6 Oktober 2024. Oleh: Ev. Nicholas Kurniawan. Garam dan tarang adalah panggilan semua orang Kristen di dunia yang cemar. Garam memengaruhi dengan cara larut ke dalam suatu objek, memengaruhi tanpa terlihat. Sementara itu, terang memengaruhi dari ketinggian untuk menyinari objek-objek di sekitarnya. Pengaruhnya akan terlihat dari luar. Menjadi garam dan terang adalah...Continue Reading
Ibadah Umum I, 6 Oktober 2024. Oleh: Ev. Nicholas Kurniawan. Ketika menciptakan bumi dan seisinya, Tuhan selalu berfirman “Sunguh baik.” Namun ketika melihat manusia pertama tinggal sendirian, Tuhan berfirman “Tidak baik….” Tuhan pun menciptakan seorang penolong. Jadi, kita diciptakan bukan untuk hidup sendirian. Seperti halnya Bapa, Putra, dan Roh Kudus yang berkolaborasi dalam menyelamatkan manusia,...Continue Reading
Ibadah Umum I, 29 September 2024. Oleh: Pdt. Ferry Mamahit. Idealnya, kita tentu ingin memulai kehidupan rohani dengan baik lalu mengakhirinya dengan baik pula. Namun tidak sedikit orang yang awalnya mengikut Tuhan, bahkan melayani-Nya, pada akhirnya meninggalkan iman Kristen. Hal inilah yang kemudian mendorong Paulus untuk mengingatkan Timotius. Di dalam surannya ini, Paulus menyebutkan beberapa...Continue Reading
Ibadah Umum II, 22 September 2024. Oleh: Pdt. Adam Eko Julianto. Kita semua adalah manusia yang berdosa (Rm. 3:9-10). Satu-satunya cara supaya manusia dapat diselamatkan adalah jika ada kebenaran di dalam dirinya (Rm. 4:4-5). Kebenaran ini hanya bisa didapat dari Allah dan diterima melalui iman. Iman yang sejati menghasilkan kelahiran baru bagi orang berdosa, yang...Continue Reading
Ibadah Umum I, 22 September 2024. Oleh: Pdp. Heni Susiani. Sebagai anak-anak Tuhan, kita memiliki ciri khas yang membedakan kita dengan anak-anak dunia. Tuhan mau, supaya kita hidup sesuai karakter Kristus sehingga orang-orang dunia mengetahui kasih Kristus. Karakter ini lebih penting dibanding karunia, karena di dalamnya ada hati yang benar dan tulus. Jemaat Filipi terdiri...Continue Reading
Ibadah Umum II, 29 September 2024. Oleh: Pdt. Ferry Mamahit. Di dalam kehidupan kita, ada situasi-situasi tertentu yang menyebabkan kita tidak mengenali terang Tuhan. Masalahnya bukan pada terang itu sendiri, tetapi pada diri kita sendiri. Walaupun sidah dibenarkan, kita masih hidup di dalam dunia yang sudah jatuh dalam dosa. Tidak jarang, ada orang-orang yang kandas...Continue Reading
Ibadah Umum II, 8 September 2024. Oleh: Pdt. Hadi Sugianto. Dalam Filipi 3, Paulus menekankan pentingnya iman kepada Kristus sebagai dasar keselamatan, bukan perbuatan baik. Dia juga mendorong jemaat untu berfokus pada Kristus dan perkara-perkara surgawi. Selain itu, diajarkan pula kerendahan hati dan pengurbanan diri seperti Kristus. Paulus memerintahkan jemaat Filipi untuk mengikuti teladannya (ay....Continue Reading
Ibadah Umum I, 8 September 2024. Oleh: Pdt. Hadi Sugianto. Dalam bagian ini, jemaat di Berea disebut ‘lebih baik hatinya’ daripada jemaat di Tesalonika (ay. 11; di bagian sebelumnya diceritakan bagaimana orang-orang di Tesalonika menolak Paulus dan Silas). Mereka ingin tahu dan bergairah untuk menerapkan Injil di dalam kehidupan sehari-hari. Karena jemaat di Berea ingin...Continue Reading