Ibadah Umum II, 17 Agustus 2025. Oleh: Pdt. Roy Efendy. Alkitab menyatakan bahwa sebelum percaya Kristus, kita adalah hamba dosa. Kita dapat diibaratkan sebagai seseorang yang memiliki utang yang begitu besar. Namun setelah Kristus menyelamatkan kita, maka kita menjadi milik Kristus. Jadi sebenarnya, hidup kita ini bukan milik kita sendiri. Inilah konsep paradoks dalam kemerdekaan...Continue Reading
Ibadah Umum I, 17 Agustus 2025. Oleh: Pdt. Roy Efendy. Alkitab mencatat bahwa Tuhan menguji Abraham untuk mengurbankan Ishak. Secara manusiawi, Abraham sangat mungkin merasa berat. Tidak sebatas berat karena kehilangan anak (budaya mengurbankan anak umum dilakukan waktu itu), tetapi terlebih lagi Abraham mungkin bergumul apakah Tuhan itu adalah Tuhan yang palsu. Kehilangan Ishak berarti...Continue Reading
Ibadah Umum II, 18 Agustus 2024. Oleh: Pdm. Nehemia Widjaja. Apa arti kemerdekaan itu? Apa yang harus kita lakukan setelah merdeka? Di dalam bagian ini, yang masih merupakan rangkaian Khotbah di Bukit, Tuhan Yesus memulai pengajaran-Nya dengan prioritas hidup di dunia (ay. 19-21). Semua yang ada di dunia ini fana, sehingga tidak layak diperhamba olehnya....Continue Reading
Ibadah Umum I, 18 Agustus 2024. Oleh: Pdt. Daud Soesilo. Di sepanjang sejarah, berbagai kalangan masyarakat terlibat dalam perebutan kemerdekaan di Indonesia, termasuk juga orang-orang Kristen. Bagaimana kita seharusnya memandang kemerdekaan menurut iman Kristen? Di dalam bagian ini, orang-orang Yahudi yang percaya kepada Yesus salah paham kepada-Nya. Mereka lebih mudah melihat kemerdekaan jasmani dibanding kemerdekaan...Continue Reading
Ibadah Umum II, 11 Agustus 2024. Oleh: Pdm. Elda Elsje Fariani. Menyambut HUT Kemerdekaan Republik Indonesia, ada satu pertanyaan yang perlu kita renungkan. Kita memang sudah dibebaskan dari penjajahan jasmani, tetapi apakah kita juga sudah dibebaskan dari penjajahan rohani? Di dalam bagian ini, diceritakan ada seorang yang dikuasai oleh roh jahat. Kuasa gelap di dalam...Continue Reading
Ibadah Umum I, 20 Agustus 2023. Oleh: Pdt. Immanuel Alim Hoseno. Melalui ayat ini, Paulus menegaskan kepada jemaat di Galatia bahwa mereka telah dimerdekakan dari dosa. Kemerdekaan ini bukan berasal dari usaha kita, tetapi Allah yang memerdekakan. Kata merdeka ini mengacu pada kemerdekaan secara moral. Secara moral kita bebas, lepas dari tuntutan-tuntutan yang ada. Kemudian,...Continue Reading
Ibadah Umum II, 21 Agustus 2022 Oleh: Pdt. Kornelius Setiawan Di dalam KBBI, merdeka dapat diartikan sebagai: bebas (dari penjajahan), mandiri, bebas dari tuntutan, atau tidak terikat/tergantung pada orang atau kekuasaan tertentu. Manusia telah jatuh dalam dosa (Rm. 3:23) dan hidup terbelenggu di bawah kuasa dosa (Rm. 3:9). Dosa mendatangkan maut atau kebinasaan kekal (Rm. 6:23)....Continue Reading
Ibadah Umum II, 14 Agustus 2022 Oleh: Pdt. Joni Stephen Ketika perbudakan dihapuskan di Amerika, timbul permasalahan baru di antar apara budak yang dibebaskan. Karena terbiasa hidup sebagai budak, maka mental mereka pun tidak siap untuk hidup sebagai orang merdeka. Misalnya, tidak mau bersekolah padahal sudah diberi kesempatan. Keadaan ini bisa menggambarkan apa yang dialami...Continue Reading
Ibadah Minggu, 15 Agustus 2021 (Sore) Pdt. Daniel Hinarya (GBT Immanuel Surabaya) Kemerdekaan yang telah kita dapatkan di dalam Kristus bukan berarti kita boleh berbuat sembarangan. Kemerdekaan itu harus kita jalani di dalam rambu-rambu firman Tuhan. Selain itu, kemerdekaan itu harus diisi. Mengapa kemerdekaan itu harus diisi? Jika dibiarkan kosong, roh jahat bisa kembali memperhamba...Continue Reading
Ibadah Minggu, 15 Agustus 2021 (Pagi) Kemerdekaan (Yoh. 8:36) Kemerdekaan dalam ayat ini berarti dibebaskan dari kuasa dosa sebagai hasil dari penebusan Kristus. Hanya Kristus sendiri yang bisa memerdekakan manusia. Pada saat ini, banyak orang yang telah merdeka secara jasmani, namun belum merdeka seara rohani. Mengapa kita harus dimerdekakan? Pertama, karena kita diikat oleh Iblis...Continue Reading