Ibadah Umum II, 11 Januari 2026. Oleh: Pdt. Nurtjahja. Salah satu tujuan kita diciptakan oleh Allah adalah untuk melayani, seperti Yesus yang datang ke dunia bukan untuk dilayani, tetapi untuk melayani (Mrk. 10:45). Maka, pelayanan sebenarnya bukan beban, tetapi panggilan. Selain memberi dampak, kita akan memuliakan Allah (Rm. 15:6). Kemudian, kita hendaknya membawa damai dalam...Continue Reading
Ibadah Umum I, 11 Januari 2026. Oleh: Pdt. Nurtjahja. Dalam bagian ini, Paulus menggambarkan kasih sebagai pakaian rohani yang mengikat di antara anggota keluarga. Selain itu, damai sejahtera hendaknya memerintah di dalam keluarga. Ketika dua hal ini ada di dalam keluarga, maka keluarga kita akan terasa penuh berkat Tuhan. Lebih jauh lagi, Yesus memerintahkan kita...Continue Reading
Ibadah Umum II, 4 Januari 2026. Oleh: Pdt. Daud Soesilo. Matius melihat sosok Yesus sebagai Musa yang baru. Kalau di dalam Perjanjian Lama, Musa naik ke gunung untuk menerima dua loh batu, maka di bagian ini Matius menceritakan Yesus naik ke bukit untuk memberikan Kabar Baik. Selain itu, Yesus dikatakan duduk, yang menandakan sedang mengajar....Continue Reading
Ibadah Umum I, 4 Januari 2026. Oleh: Pdt. Vivian Soesilo. Bagian ini dikenal dengan “Ucapan Bahagia”, yang diajarkan oleh Tuhan Yesus kepada orang banyak (ay. 1). Kata berbahagialah di sini berarti sukacita dan dalam keadaan beruntung (Yun. makarios) serta damai dan sejahtera (Ibr. syalom). Kebahagiaan seperti ini tidak bisa dikejar oleh manusia karena datangnya hanya...Continue Reading
Ibadah Tutup Tahun, 31 Desember 2025. Oleh: Pdt. Daud Soesilo. Perikop ini merupakan bagian dari Ucapan Bahagia yang dikatakan oleh Yesus. Terdapat kemiripan peristiwa ketika Musa menerima firman Tuhan dalam bentuk dua loh batu di bukit, di sini Yesus sendiri yang memberikan firman-Nya. Jadi, Matius menunjukkan bahwa Yesus lebih tinggi dibanding Musa. Pada masa itu,...Continue Reading
Ibadah Umum II, 28 Desember 2025. Oleh: Pdt. Vivian Soesilo. Bagian ini merupakan doa Yesaya, seorang nabi yang telah mengalami berbagai macam kesulitan dalam pelayanannya. Yesaya tidak melupakan kasih setia Tuhan dalam hidupnya sehingga dia menceritakannya. Dia mengingat segala perbuatan Tuhan yang masyhur (ay. 7). Melalui Sang Juru Selamat, manusia menjadi berpengharapan karena Tuhan memiliki...Continue Reading
Ibadah Umum I, 28 Desember 2025. Oleh: Pdt. Vivian Soesilo. Dalam Mazmur 148 ini, ada 13 kali kemunculan “Pujilah TUHAN (Dia)!” Inilah panggilan Tuhan kepada kita di dalam setiap keadaan. Artinya, mengakui berkat dan kebesaran Tuhan dalam Yesus Kristus yang telah diberikan bagi kita. Selain itu, ini adalah pernyataan ibadah dalam kehidupan kita sehari-hari. Bentuknya...Continue Reading
Ibadah Natal II, 25 Desember 2025. Oleh: Pdt. Daud Soesilo. Ayat ke-14 merupakan bagian dari rangkaian “Kidung Agung Lukas” dalam Lukas pasal 1-2: Nyanyian Maria (Luk. 1:46-55), Nyanyian Zakharia (Luk. 1:67-79), Nyanyian Para Malaikat (Luk. 2:14), dan Nyanyian Simeon (Luk. 2:29-32). Lukas menyatakan ada damai yang lebih dari damai yang dijanjikan Kaisar Roma, yang menjajah...Continue Reading
Ibadah Natal I, 21 Desember 2025. Oleh: Pdm. Tomy Handaka. Pernyataan malaikat tentang damai sejahtera di bumi terlihat seperti ironi di tengah keadaan dunia yang masih jauh dari kedamaian hingga saat ini. Sesungguhnya, berita itu justru menyatakan bahwa damai sejahtera Allah terwujud jauh melampaui apa yang dipikirkan manusia. Ada berbagai sebab sehingga kita bisa tidak...Continue Reading
Ibadah Umum II, 14 Desember 2025. Oleh: Pdp. Heni Susiani. (Khotbah ini merupakan lanjutan dari khotbah ibadah Umum II) Sukacita (joy) berbeda dengan senang (happiness). Senang sangat bergantung pada keadaan dan setelah yang disenangi itu hilang, maka hilang pulalah perasaan senang itu. Sebaliknya, sukacita bersumber pada Tuhan (Yoh. 15:11). Di dalam kitab ini, Habakuk mengalami...Continue Reading